Banyak penggemar slot yang penasaran dengan slot plinko. Permainan ini menyajikan kombinasi antara strategi dan keberuntungan.

Revolusi Logistik Jatim: Jatim Hub di Puspa Agro Jadi Fasilitas Karantina Terpadu Pertama di Indonesia

Kamis, 18 Jun 2026 02:28 WIB
SHARE

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan Jatim Hub Nusantara Gateway di kawasan Puspa Agro sebagai pusat logistik terpadu yang menggabungkan layanan karantina dan kepabeanan dalam satu lokasi. Fasilitas dry port tersebut digadang-gadang menjadi gerbang ekspor-impor yang lebih efisien dan modern.

Direktur Utama Jatim Grha Utama (JGU), Mirza Muttaqien, mengatakan bahwa Jatim Hub Nusantara Gateway akan menjadi fasilitas pertama di Indonesia yang menerapkan sistem join inspection. Melalui konsep tersebut, proses pemeriksaan karantina, layanan laboratorium, hingga kepabeanan dapat dilakukan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Menurut Mirza, kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan arus kontainer yang selama ini terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak. Dengan pemusatan berbagai layanan dalam satu kawasan, proses logistik dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Untuk mendukung operasional kawasan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga saat ini tengah mempercepat pembangunan jalan akses penghubung sepanjang 1,2 kilometer. Infrastruktur tersebut ditargetkan selesai pada Oktober 2026.

Jatim Hub Nusantara Gateway tidak hanya dirancang untuk melayani kebutuhan logistik dari Jawa Timur. Kawasan ini juga dipersiapkan sebagai pusat konsolidasi komoditas dari berbagai daerah di Indonesia sebelum diekspor melalui Jawa Timur.

Berbagai komoditas unggulan dari sejumlah wilayah, seperti durian dari Palu maupun kemiri dari daerah lainnya, nantinya dapat dikumpulkan dan diproses melalui fasilitas tersebut sebelum dikirim ke pasar internasional.

Pembangunan proyek ini turut didorong oleh peningkatan arus kontainer di Jawa Timur yang tercatat tumbuh sekitar 11 persen pada periode 2025 hingga 2026. Dengan kapasitas penanganan mencapai 249 kontainer per hari, Jatim Hub diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi barang sekaligus memperkuat daya saing logistik nasional.

Melalui fasilitas ini, proses pemeriksaan karantina dan kepabeanan akan dialihkan dari pelabuhan ke kawasan dry port Puspa Agro. Langkah tersebut diyakini dapat mempercepat proses logistik, memangkas waktu tunggu, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Sumber: Beritajatim.com