MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (DPW ALFI) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) mengajak seluruh pelaku industri logistik untuk memperkuat kolaborasi guna menjaga kelancaran distribusi barang di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Ketua DPW ALFI Sulselbar, Yodi Nalendra, mengatakan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut masih menunjukkan pergerakan yang positif. Namun, munculnya berbagai tantangan di sektor usaha menuntut perusahaan logistik untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas bisnisnya.
Menurutnya, DPW ALFI Sulselbar siap memberikan dukungan kepada para pelaku industri logistik. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus membuka peluang kerja sama agar kebutuhan layanan logistik dapat terpenuhi secara optimal.
“Melalui kolaborasi yang baik, berbagai kebutuhan layanan yang diharapkan oleh pengguna jasa dapat dipenuhi dengan lebih maksimal,” ujar Yodi, Rabu (17/6/2026).
Di sisi lain, Yodi menilai performa industri logistik saat ini masih berada dalam tren yang cukup baik. Tingginya aktivitas pengiriman barang hingga ke daerah-daerah pelosok menjadi indikator bahwa roda perekonomian masih terus bergerak.
Karena itu, ia mendorong perusahaan logistik untuk mampu membaca kondisi tersebut sebagai peluang bisnis melalui peningkatan produktivitas dan kualitas layanan.
Selain mendorong sinergi antar pelaku usaha, DPW ALFI Sulselbar juga menjalankan berbagai program pengembangan kompetensi bagi anggota melalui inovasi dan pendidikan. Langkah tersebut dinilai penting agar perusahaan logistik mampu beradaptasi dan tetap kompetitif di tengah tekanan ekonomi.
Yodi menambahkan, ALFI secara konsisten berupaya memfasilitasi kebutuhan anggotanya melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan. Dukungan juga diberikan melalui kerja sama dengan sektor perbankan, penyedia armada transportasi, penyedia teknologi digital, serta berbagai pemangku kepentingan yang berkaitan dengan kegiatan logistik.
“Kami terus berupaya membantu anggota melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan kerja sama strategis yang dapat mendukung operasional serta pertumbuhan bisnis logistik,” pungkasnya.
Sumber: Gosulsel.com, 17 Juni 2026.