Banyak penggemar slot yang penasaran dengan slot plinko. Permainan ini menyajikan kombinasi antara strategi dan keberuntungan.

Inpres Jalan Daerah Pacu Efisiensi Logistik, Pemerintah Usulkan Tambahan Anggaran Rp12 Triliun

Senin, 06 Jul 2026 03:27 WIB
SHARE

JAKARTA – Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah terus menunjukkan kontribusinya dalam meningkatkan konektivitas dan efisiensi sistem logistik nasional. Hingga memasuki tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, program tersebut telah menangani pembangunan dan perbaikan sepanjang 2.227 kilometer jalan serta 2.917 meter jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Peningkatan kualitas infrastruktur tersebut dinilai mampu mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan hasil produksi, serta menekan biaya transportasi. Selain itu, akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat layanan publik, hingga kawasan ekonomi juga menjadi lebih mudah.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan Program Inpres Jalan Daerah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat rantai pasok nasional melalui pembangunan infrastruktur yang menghubungkan sentra produksi dengan pusat distribusi.

Menurut Dody, pembangunan jalan yang terintegrasi memungkinkan proses distribusi pangan dari hulu ke hilir berlangsung lebih lancar. Akses yang lebih baik juga mempercepat waktu pengiriman, menurunkan biaya logistik, serta mengurangi risiko kerusakan hasil panen selama proses distribusi.

Ia menjelaskan, program tersebut difokuskan pada peningkatan ruas jalan milik pemerintah daerah yang menghubungkan kawasan produksi dengan pasar, jalan daerah dengan jalan nasional, kawasan permukiman dengan pusat pelayanan publik, hingga destinasi pariwisata dan sentra pertumbuhan ekonomi.

Pada tahun anggaran 2024, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp2,65 triliun untuk pembangunan dan rehabilitasi 304 kilometer jalan serta 2.201 meter jembatan di 96 pemerintah daerah yang terdiri atas 12 provinsi, 69 kabupaten, dan 15 kota.

Sementara itu, cakupan program semakin diperluas pada tahun anggaran 2025-2026 dengan total anggaran mencapai Rp10,7 triliun, termasuk biaya pengawasan. Anggaran tersebut digunakan untuk menangani 1.923 kilometer jalan dan 716 meter jembatan di 354 pemerintah daerah yang meliputi 34 provinsi, 294 kabupaten, dan 26 kota.

Hingga saat ini, pemerintah telah meresmikan penyelesaian 1.151 kilometer jalan dan 235 meter jembatan pada pelaksanaan tahun anggaran 2025 dengan nilai investasi sekitar Rp5,4 triliun yang tersebar di 37 provinsi.

Di sisi lain, sejumlah proyek yang menggunakan skema kontrak tahun jamak masih berlanjut hingga 2026. Pekerjaan tersebut mencakup pembangunan 772 kilometer jalan dan 481 meter jembatan dengan nilai investasi sekitar Rp5 triliun.

Salah satu proyek yang telah memberikan manfaat berada di Jalan Sungai Gampa, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Melalui anggaran sebesar Rp2,7 miliar, pemerintah merekonstruksi ruas jalan sepanjang 1,18 kilometer yang sebelumnya mengalami kerusakan sehingga meningkatkan kualitas konektivitas antara Kabupaten Barito Kuala dan Kota Banjarmasin.

Untuk memperluas cakupan manfaat Program Inpres Jalan Daerah, Kementerian Pekerjaan Umum mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp12 triliun pada tahun ini. Pemerintah berharap dukungan anggaran tersebut dapat mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas antardaerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan efisiensi logistik secara berkelanjutan.

Sumber: industry.co.id