Proyek Makassar New Port Ditarget Rampung Pertengahan 2023

Sabtu, 16 Apr 2022 09:22 WIB
SHARE

Makassar – Proyek Makassar New Port (MNP) di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus dikebut dengan progres pengerjaan sudah mencapai sekitar 84,5%. Proyek strategis nasional (PSN) ini ditarget rampung pertengahan 2023.

“Progres pembangunan hingga akhir Maret atau awal April ini untuk tahap 1B, 1C dan 1D sudah mencapai 84,5%,” ungkap Regional Head 4 PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Dwi Rahmad Toto kepada wartawan, Jumat (8/4/2022).

Dwi Rahmat menambahkan proyek ini akan terus dikebut mengingat ini merupakan proyek strategis nasional (PSN) di Regional 4. Pertengahan tahun depan juga bersamaan ada tambahan dua peralatan baru.

“Jadi pertengahan tahun depan sudah bisa soft opening,” tuturnya.

Untuk pembangunan akses tol Makassar New Port (MNP) saat itu masih berproses. Akses ini akan disediakan Kementerian PUPR. Pelindo bertanggung jawab untuk melakukan pembebasan lahan. Sudah sekitar 80% progresnya.

“Ada beberapa masih dalam proses penyiapan dokumen. Kita optimis tak ada kendala. Pembangunan akses ini paralel nanti dengan selesainya proyek Makassar New Port,” tukasnya.

Untuk diketahui, proyek tol Makassar New Port (MNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) ditarget sudah bisa beroperasi Juni 2023 nanti. Proyek yang menelan investasi Rp 705 miliar ini juga akan menghubungkan MNP dengan bandara.

“Kita harapkan proyek ini bisa segera beroperasi pada Juni 2023. Sehingga waktu tempuh transportasi makin cepat,” ungkap Anggota Komisi V DPR RI asal Sulsel, Muh Aras dalam keterangan yang diterima Senin (4/4/2022).

Aras menambahkan proyek jalan tol baru ini diharapkan meningkatkan konektivitas pelabuhan dengan jaringan tol eksisting. Akses tol ini memang sangat dibutuhkan karena MNP menjadi pelabuhan terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

“Namun saat ini arus barang atau distribusi logistik masih belum efisien karena akses masuk pelabuhan masih menggunakan jalan umum. Sehingga proyek ini diharap perlu dipercepat. Arus bongkat muat peti kemas perlu lebih efisien untuk menopang aktivitas ekspor impor dan lainnya,” jelasnya.

Untuk diketahui, proyek tol MNP akan dibangun sepanjang 3,2 kilometer dengan nilai investasi Rp 705 miliar. Tahap I akan menghubungkan tol MNP ke jaringan tol eksisting dan tahap II menghubungkan MNP ke bandara.

Proyek tol MNP ini akan dibangun PT Bintaro Serpong Damai (BSD), entitas usaha di bawah Nusantara Infrastruckture (NI). Untuk pembebasan lahannya didanai pihak Pelindo.

Sumber : https://www.detik.com/sulsel/bisnis/d-6024208/proyek-makassar-new-port-ditarget-rampung-pertengahan-2023