KA Barang dari Stasiun Indro Gresik Menuju Jakarta Siap Beroperasi

Sabtu, 16 Oct 2021 09:30 WIB
SHARE

Surabaya – PT KAI Daop 8 Surabaya membuka rute perjalanan kereta barang dari Stasiun Indro Gresik, mulai hari ini, Jumat (15/10/2021). Kereta ini menuju Stasiun Pasoso Jakarta.
Direktur Niaga PT KAI Dadan Rudiansyah mengatakan angkutan barang petikemas dari Stasiun Indro ke Stasiun Pasoso Jakarta ini diberi nama Indropriuk Cargo. Nama ini diambil dari relasi dan jenis angkutannya.

“Angkutan barang ini sudah melalui uji coba operasi mulai tanggal 11 Oktober 2021 dan akan menempuh perjalanan kurang lebih 797.9 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 14 jam,” kata Dadan.

Rangkaian kereta api barang ini sebanyak 30 gerbong datar bermuatan multikomoditi dengan berat mencapai 1.200 ton. Tak hanya itu, jelas Dadan, launching angkutan barang ini merupakan tindak lanjut perjanjian kerja sama angkutan barang antara PT KAI (Persero) dengan PT Damar Alam Selaras (DAS).

Launching hari ini juga merupakan kebangkitan kembali angkutan barang yang pernah beroperasi dari Stasiun Indro beberapa tahun yang lalu yang sempat berhenti.

Sedangkan target angkutan barang ini untuk tiga bulan pertama akan mengangkut 650 teus dan selanjutnya akan mengangkut 750 teus. Hal ini karena Gresik merupakan kota industri yang mempunyai potensi angkutan barang yang bagus, sehingga harapan angkutan ke depannya bisa mencapai 1.550 teus per bulan.

Selain itu, Dadan menyebut pihaknya berupaya mendukung kebutuhan masyarakat maupun industri pabrik untuk melakukan pengiriman barang menggunakan transportasi KA di wilayah Kabupaten Gresik.

Dia mengatakan banyak keuntungan yang didapat pelaku usaha jika mengirim barang dengan menggunakan kereta, yakni murah, cepat, aman, tepat waktu, bebas pungli, berkapasitas besar, terpantau, ramah lingkungan, fleksibel hingga multikomoditi.

Dadan menyebut selain mengirim barang menggunakan kereta juga memiliki pembayaran yang mudah dan berasuransi.

“KAI menghadirkan layanan angkutan barang dengan kereta api pada titik-titik strategis, seperti pelabuhan dan kawasan industri. Hadirnya jalur tersebut bertujuan agar para pelaku usaha lebih mudah mengakses layanan angkutan kereta api,” tambahnya.

Dadan berharap pihaknya bisa melakukan berbagai upaya untuk peningkatan pelayanan, mulai dari kualitas prasarana, sarana dan kecepatan KA. Sehingga dapat memberikan distribusi logistik yang efektif dan efisien.

Di kesempatan ini, Dadan juga mengimbau masyarakat yang tinggal di area rel kereta api dan pada saat melintas perlintasan kereta api semakin berhati-hati karena frekuensi operasional kereta api dari dan menuju Stasiun Indro semakin meningkat.

“Semoga dengan terlaksana dan beroperasinya angkutan barang Indropriuk Cargo dapat memberikan dampak positif bagi para stakeholders, masyarakat, Industri, pemerintah setempat dan Penyedia Jasa Logistik lainnya,” pungkas Dadan.

Sementara hingga Oktober 2021, PT KAI Daop 8 telah mengangkut 1.717.074 ton barang dan melakukan pengiriman ke Jakarta, Bandung dan kota besar lainnya. Jenis angkutan barang yakni BBM, semen, kontainer atau peti kemas, retail yang dilayani di Stasiun Kalimas, Benteng, Pasarturi, Malang, dan Surabaya Kota.

Diketahui, Stasiun Indro Gresik tidak aktif sekitar tahun 2016. Lalu pada tahun 2021 ini sudah ada aktivitas perkeretaapian di Stasiun Indro.

Pada 10 Februari lalu, ada kereta api penumpang yang berangkat dari Stasiun Indro, yaitu KA KRD dari Stasiun Indro menuju Stasiun Sidoarjo. Lalu hari ini, kereta api yang berangkat dari Stasiun Indro bertambah, yaitu KA barang menuju Stasiun Pasoso Jakarta.

 

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5768971/ka-barang-dari-stasiun-indro-gresik-menuju-jakarta-siap-beroperasi/2