Jelang KTT G20, ASDP Siagakan 48 Kapal di Lintas Ketapang-Gilimanuk

Sabtu, 12 Nov 2022 11:51 WIB
SHARE

Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mempersiapkan sarana dan prasarana layanan penyeberangan dalam mendukung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November 2022. Fokus ASDP meliputi dua lintasan, yakni lintas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur dan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, serta lintas Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali dan Pelabuhan Lembar, Lombok, NTB.

“Fokus kami di dua lintas yakni Ketapang-Gilimanuk dan Padang Bai-Lembar yang memang menjadi pintu masuk menuju Bali dari Jawa dan Lombok. Kedua lintas ini diperkirakan menjadi jalur sibuk khususnya untuk logistik,” ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin dalam keterangan tertulis, Rabu (9/11/2022).

Ia mengatakan sejak beberapa pekan lalu, situasi penyeberangan khususnya di lintas Ketapang-Gilimanuk sudah mulai sibuk dengan kedatangan sarana pendukung seperti peralatan dan kendaraan menuju ke Bali. Bahkan sejak Senin (7/11) aparat telah melakukan penjagaan ketat di sejumlah pintu masuk menuju pulau Dewata.

Ia menyebutkan lokasi perhelatan G20 termasuk pelabuhan penyeberangan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk yang merupakan akses menuju Bali dari Pulau Jawa serta akses dari Lombok, Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Padangbai.

Menurutnya, pemerintah juga melakukan pengetatan arus penumpang dan kendaraan menuju Bali. Sejumlah personel telah diterjunkan ke lapangan yang terdiri dari Brimob Polda, BKO, dan Densus 88 guna mendukung sterilisasi dan pengamanan terkait penyelenggaraan G20.

“Pemeriksaan penumpang dan kendaraan diperketat yang akan menuju Bali. Sebelumnya juga telah dilakukan simulasi Tactical Floor Game (TGF) Komando Gabungan Pengamanan Giat G20, sehingga dapat mengantisipasi potensi-potensi terjadinya ancaman dan gangguan selama kegiatan berlangsung,” tutur Shelvy.

Ia menjabarkan saat ini trafik penyeberangan dari Jawa ke Bali dan sebaliknya, serta trafik Lombok ke Bali dan sebaliknya masih terlihat lengang atau belum ada lonjakan signifikan.

“Mungkin karena ada pengetatan untuk pihak yang menuju Bali, perjalanan relatif sepi. Di lintasan Ketapang-Gilimanuk kapal yang beroperasi masih normal. Dari total 48 kapal, sekitar 28 unit yang beroperasi selama 24 jam atau sebanyak 224 trip. Sisa 20 unit kapal standby, jika terjadi kondisi darurat atau bencana, akan dioperasikan,” terangnya.

Pada periode 1-8 November 2022, ia mencatat total jumlah penumpang di lintas Ketapang-Gilimanuk sebanyak 211.483 orang dan kendaraan 64.093 unit. Sementara, di lintas Lembar-Padang Bai pada periode yang sama tercatat total jumlah penumpang 4.863 orang dan kendaraan roda empat atau lebih 3.294 unit.

“Dari total 24 kapal yang standby, sekitar 13 kapal beroperasi melayani rute Padangbai-Lembar dengan rata-rata 26 trip per hari. Saat ini trafik juga masih landai, tidak ada kenaikan signifikan dari pergerakan penumpang dan kendaraan,” ujarnya.

ASDP juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait seperti Kesyahbandaran Operasi Pelabuhan (KSOP), Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD), Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten, serta TNI/Polri.

 
“Untuk keamanan, ASDP secara khusus sudah melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak keamanan dalam hal ini TNI/Polri karena ini menyangkut keamanan para pemimpin negara dan delegasi yang hadir,” ungkap Shelvy.

“Presidensi G20 ini menjadi pembuktian bagi kita sebagai bangsa dan negara bahwa kita mampu menyelenggarakan gelaran berskala internasional. Begitu pula, ASDP sebagai BUMN, tentunya juga tidak ketinggalan dan siap berkontribusi dengan mendukung penuh G20 melalui kesiapan dan kelaikan kapal serta pelabuhan dan tentunya dengan memberikan pelayanan terbaik, sehingga KTT G20 dapat sukses dan berjalan lancar serta aman,” pungkasnya.

Sebagai informasi, gelaran Konferensi Tingkat Tinggi G20 atau G20 Summit akan digelar di Bali pada 15-16 November 2022 dengan diikuti kepala negara 19 negara maju dan berkembang dunia dan satu pemimpin Uni Eropa. Pemerintah mengajak semua pihak termasuk BUMN untuk turut menyukseskan ajang konferensi tingkat dunia tersebut.

Sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6397159/jelang-ktt-g20-asdp-siagakan-48-kapal-di-lintas-ketapang-gilimanuk